COGANEWS.COM | Banyuasin – Dalam rangka mengantisipasi krisis pangan dampak dari Covid 19, anggota babinsa jajaran kodim 0430/Banyuasin menerima penyuluhan pangan dari Dinas Pertanian Banyuasin, bertempat di Aula Makodim 0430/Banyuasin, Jln. Lingkar Sekojo Kelurahan Mulya Agung Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Selasa (21/7)

Kegiatan penyuluhan pangan yang mengangkat tema

“Melalui pembinaan pangan, wujudkan kepedulian TNI AD terhadap perekonomian bangsa”

Acara tersebut dihadiri oleh Komandan Kodim 0430/Banyuasin Letkol Arh H. Alfian Amran, ST., M.M, Kepala Dinas pertanian Banyuasin diwakili Bpk. Sodikin (Kabid TPH), Bpk. Budi Madgani (Penyuluh Pertanian Banyasin III), Para Perwira Jajaran Kodim dan perwakilan Babinsa setiap Koramil jajaran Kodim 0430/Banyuasin.

penyuluhan pangan dari Dinas Pertanian Banyuasin, bertempat di Aula Makodim 0430/Banyuasin, Jln. Lingkar Sekojo Kelurahan Mulya Agung Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Selasa (21/7)

Komandan Kodim 0430/Banyuasin Letkol Arh H. Alfian Amran, ST., M.M dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pihak Dinas Pertanian Kabupaten Banyuasin yang telah meluangkan waktu untuk memberikan penyuluhan pertanian tentang bagaimana cara menanam jagung yang baik.

Selanjutnya Letkol Alfian mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan Ketahanan Pangan Kodim 0430/Banyuasin dalam rangka mengantisipasi krisis pangan dampak dari Covid -19.

Ketahanan pangan juga merupakan wujud kepedulian TNI AD dalam hal ini Kodim 0430/Banyuasin, untuk mendukung program Pemerintah dan membantu mewujudkan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Banyuasin.

Selanjutnya Dandim 0430/Banyuasin, menjelaskan rencananya lokasi Ketahanan Pangan Kodim 0430/Banyuasin akan ditanami jagung dengan menggunakan formula BIOS 44.

Lebih lanjut dijelaskannya, upaya penanaman dengan menggunakan formula Bios 44, dikarenakan Bios 44 merupakan senyawa vitamin yang bukan sebuah pupuk berbahan kimia, melainkan sebagai pengurai restruktur tanah menjadi sempurna.

Bios 44 ini adalah cairan dari jenis perpaduan beberapa mikro-organisme yang disatukan sebagai pupuk alternatif yang mana memiliki banyak manfaat di bidang pertanian, perikanan dan peternakan dan bahkan bermanfaat juga untuk mengatasi lahan yang tidak produktif, “pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Banyuasin yang diwakili Bpk. Sodikin mengatakan, pihaknya sangat bangga bisa bekerja sama dengan Kodim 0430/Banyuasin dalam rangka mengatasi ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Banyuasin, dan semoga kegiatan ini bisa bermanfaat, menambah ilmu bagi anggota Babinsa, bagaimana cara menanam jagung yang baik, dan mendapatkan hasil yang lebih baik.” Ujarnya.Selain mendapatkan teori, anggota Babinsa Kodim 0430/Banyuasin langsung mempraktekkan ilmu yang sudah didapat dari Tim Penyuluh tentang cara menanam jagung, di Lokasi Ketahanan Pangan Kodim 0430/Banyuasin, yang sudah siap ditanami.(ZH)